Pengertian “Angka Kecukupan gizil (AKG)“

 Gizi

Semua mahluk hidup memerlukan energi/ tenaga untuk tumbuh, bergerak dan berfikir sesuai golongan umur, berat badan dan aktifitas untuk mempertahankan kehidupan. Energi/ tenaga yang di perlukan, diperoleh dari konsumsi makanan yang mengandung zat gizi karbohidrat, protein dan lemak. Bagi orang Indonesia kecukupan rata energi dan zat gizi dasusun dalam tabe yang dikenal dengan “Angka Kecukupan gizil (AKG)“

Angka Kecukupan gizil (AKG) adalah : Suatu kecukupan rata-rata zat gizi setiap hari bagi semua orang menurut golongan umur, jenis kelamin, ukurun tubuh, aktivitas tubuh dan kondisi fisiologis khusus untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal. Jenis zat gizi yang dianjurkan dalam AKG meliputi energi, protein, vitamin (A, D, E, K, B dan C ) seta mineral (kalsium, fosfor, besi,zinc, yodium, dan selensium ). Rata-rata kecukupan energi bagi penduduk Indonesia adalah 2.200 Kkal dan 50 gram protein pada tingkat konsumsi ; dan 2.500 Kkal dan 55 gram protein pada tingkat ketersedian.

Untuk mengetahui berapa besar kebutuhan energi dan zat gizi perorang perhari maka kalian dapat mempelajari tabel angka kecukupan energi dan zat gizi (recommended) yaitu jumlah zat gizi yang diperlukan seseorang atau rata-rata kelompok orang agar hampir semua orang (97,5% populasi) dapat hidup sehat. Sedangkan kebutuhan energi zat gizi yang diperlukan seseorang untuk hidup sehat (equirement) adalah jumlah zat gizi minimal yang diperlukan untuk hidup sehat.

Fungsi Angka Kecukupan Energi (AKG)

Angka Kecukupan Energi (AKG) berguna untuk mengetahui kecukupan energi dan zat-zat gizi individu maupun kelompok. Data kecukupan energi dan zat-zat gizi akan digunakan ketika akan menyusun menu seimbang bagi individu dan kelompok umur dalam keadaan sehat.

Author: 

No Responses

Comments are closed.