Home / Artikel / Teknik Pengolahan Salad Indonesia

Teknik Pengolahan Salad Indonesia

Dalam pengolahan salad sangat diperlukan imajinasi dan kreatifitas. Adapaun cara pengolahan salad antara lain :

a. Salad hijau

  1. Cuci semua sayuran hijau dengan cermat dan bersih.
  2. Keringkan sayurn dengan baik (dapt menggunakan peralatan dan mesin pengering akan lebih cepat).
  3. Dinginkan sayuran dalam lemari pendingin dengan cara dibungkus dengan kain lembab.
  4. Potong-potong atau sobek-sobek sayuran dalam ukuran sekali gigitan. Hal ini akan mempermudah pada waktu menyantap dari pada waktu makan harus memotongnya menggunakan garpu salad
  5. Campur sayuran hijau dan pastikan semya sayuran tercampur rata.
  6. Siapkan piring saladnya. Gunakan selalu piring yang dingin.
  7.  Hindari meletakkan salat dipiring lebih dari satu atau 2 jam sebelum penyajian, karena sayuran akan menjadi layu.
  8. Tambahkan garnish. Jangan menggunakan sayuran sebagai garnish dari salah satu sayuran yang dicampur.
  9. Singinkan (masukkan lemari/ruang pendingin) sampai saat penyajian.
  10. Tambahkan dressing/saus dengan cepat sebelum penyajian atau sajikan di sebelah salad, karena sayuran hijau yang bersaus akan cepat layu.

b. Salad buah

  1. Salad buah terkadang lebih baik ditata dari pada dicampur, karena kebanyakan buah lembut dan mudah rusak. Pengecualian pada salad waldorf.
  2. Tatalah potongan buah yang rusak/tidak menarik didasar salad dam potongan yang menarik diatasnya.
  3. Beberapa buah seperti apel dan pisang akan berubah warna ketika pemotongan dan seharusnya dimasukkan ke dalam larutan asam.
  4. Buah mudah berubah dibandingkan sayuran setelah dipotong. Jika akan mempersiapkan kedua salad tersebut dalam penyajian, persiapkan salad sayuran terlebih dahulu.
  5. Apabila menggunakan buah kaleng, sebaiknya dikeringkan/ditiriskan terlebih dahulu sebelum dimasukkan dalam salad atau salad akan menjadi berair atau lembek. Cairan buah kaleng dapat disajikan lagi untuk saus pada salad buah atau pengolahan lain.

c. Salad sayuran

  1. Pemotongan yang rapid an cermat dari bahan-bahan salad ini sangat penting, karena ukuran dari sayuran akan mempengaruhi pandangan mata. Desain dan penyusunan salad sayuran ini terkadang berdasarkan keanekaragaman ukuran seperti panjang, batang asparagus yang ramping, dan kacang polong, irisan tomat, irisan timun, green pepper strips atau rings dan bunga lobak.
  2. Potong-potong sayuran sedekat mungkin dengan waktu penyajian agar bekas irisan atau potongan pada pinggir sayuran tidak kering.
  3. Sayuran yang dimasak terlebih dahulu seharusnya teksturanya tetap kukuh, segar dan warnanya tetap bagus. Memasak sayuran yang berlebihan akan membuat salad sayuran menjadi tidak menarik.
  4. Sayuran yang dimasak harus dikeringkan dengan cermat dan didinginkan terlebih dahulu sebelum dimasukkan atau dicampur dalam salad.

d. Salad yang dimasak

  1. Dinginkan buah-buahan yang telah dimasak secara menyeluruh sebelum mencampurnya dengan mayonaise, dan biarkan campuran salad yang lengkap tetap dingin.
  2. Cooked salad dapat menjadi salad yang tepat untuk ditambahakan ayam, daging atau ikan. Namun demikian, bahan-bahan tersebut harus dimasak menurut aturan sanitasi yang benar.
  3. Untuk menjaga gizinya masak kentang untuk salad hingga matang, kemudian baru kupas dan dipotong-potong.
  4. Jangan memotong bahan terlalu kecil jika menghendaki produk akhir tidak menjadi seperti pasta, tanpa daya tarik tekstur.
  5. Sayuran yang renyah biasanya ditambahkan untuk menambah tekstur.
  6. Campur bahan seperti kentang dan seafood, mungkin perlu dimarinate lebih dahulu dengan cairan berbumbu seperti vinaigrette sebelum dicampurkan.
  7. Aduk dressing yang kental dengan hati-hati untuk menghindari rusaknya bahan-bahan utama.
  8. Bahan salad biasanya dicampur dengan scoop untuk menjaga bentuk salad.
  9. Pilih garnish yang menarik dan berwarna.

About admin