Home / Artikel / Tujuan Umum Pengolahan Makanan

Tujuan Umum Pengolahan Makanan

Dalam pengolahan makanan yang menghasilkan masakan enak, bergizi dan menarik perlu dilakukan proses-proses tertentu dari bahan mentah menjadi makanan yang siap dikonsumsi. Proses pengolahan tersebut dimulai dari persiapan bahan mentah, pengolahan, kemudian penyajian. Dalam proses pengolahan juga dapat dicampur dengan bahan-bahan lain, misalnya gula, garam, pewarna, atau bumbu-bumbu lainnya untuk menjadikan makanan lebih lezat dan menarik.

Makanan yang telah selesai diolah kemudian disajikan sedemikian rupa sehingga dapat menimbulkan selera makan. Cara penyajian makanan berbedabeda sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Terdapat makanan yang biasanya hanya diletakkan di piring atau mangkuk. Ada pula yang dibungkus menggunakan daun, kertas, plastik, dan ada yang menggunakan wadah tertentu, seperti toples. Secara umum, bahan pangan diolah menjadi makanan siap saji mempunyai tujuan:

  1.  untuk merubah bahan pangan mentah menjadi makanan setengah jadi atau makanan siap saji sehingga diperoleh produk makanan yang sesuai dengan
    keinginan. Contohnya adalah singkong sebagai bahan mentah yang dibuat kerupuk (setengah jadi), kemudian kerupuk tersebut digoreng sehingga siap untuk dikonsumsi.
  2. untuk menyiapkan makanan yang siap disajikan atau dikonsumsi. Tanpa diolah terlebih dahulu, buah-buahan yang siap untuk dikonsumsi. Akan tetapi, akan lebih menarik jika buah-buahan diatur atau ditata menjadi rangkaian buah yang menarik sehingga akan menambah selera makan kita.
  3. untuk mencegah kerusakan makanan atau untuk mengawetkan makanan. Bahan makanan yang mempunyai sifat cepat rusak, agar menjadi tahan lama maka dilakukan pengawetan. Misalnya ikan yang dibuat menjadi berbagai macam awetan seperti; ikan asin, dendeng, pindang dan sebagainya. Buahbuahan yang melimpah dan mudah busuk akan menjadi lebih awet jika diawetkan seperti; papaya dibuat manisan, pisang dibuat sale dan
    sebagainya.

About admin