Macam – Macam Jenis Loyang Kue

 Patiseri

Digunakan untuk mencetak adonan sebelum dibakar, sehingga menghasilkan bentuk-bentuk yang spesifik. Gambar dibawah ini adalah beberapa wadah sederhana yang bisa membuat pecinta patiseri menyenangi dan mengkoleksinya dalam aneka bentuk. Loyang patiseri terdapat dalam aneka bentuk, mulai dari bentuk standard seperti kotak, bulat, tulban (cincin), sampai bentuk-bentuk segi banyak, aneka karakter kartun, boneka, kereta api, mobil, dan masih banyak lagi. Ukurannya pun beragam, dari kecil, sedang, sampai super besar. Gunakan loyang yang sesuai dengan volume adonan. Jangan gunakan loyang besar untuk adonan yang sedikit, karena panas akan terhalang oleh dinding loyang yang tinggi sehingga bagian atas adonan akan basah atau tidak matang. Sebaliknya, loyang yang kekecilan akan menyebabkan adonan tumpah ruah ketika dipanggang. Tinggi adonan sebaiknya 2/3 atau ¾ dari tinggi loyang.

• Loyang Chiffon

Cake berbentuk khusus seperti cincin, berdinding tinggi, memiliki bagian dasar yang dapat dilepas (loose bottom), memiliki ‘kaki-kaki’ pada sisinya dan bagian lingkaran dalamnya lebih tinggi daripada dindingnya. ‘kaki-kaki’ dan bagian tengah yang lebih tinggi ini berguna untuk menahan loyang ketika diletakkan terbalik saat baru keluar dari oven. Jika loyang diterbalikkan di atas
meja/nampan, loyang akan ditahan oleh ‘kaki-kaki’nya. Jika loyang dibalik pada mulut botol, bagian tengahnyalah yang menopang loyang. Saat ini tengah populer loyang chiffon cake berukuran kecil
untuk individual serving.

• Loyang kue kering

berbentuk kotak dan berdinding rendah, juga tersedia dalam aneka ukuran. Ada pula yang tidak berdinding, biasanya merupakan loyang impor dan disebut cookie sheet. Jangan gunakan loyang berdinding tinggi untuk memanggang kue kering, karena dapat menghalangi panas. Pilih loyang yang tidak terlalu tipis dan tidak terlalu tebal. Loyang berwarna gelap akan menyerap panas lebih banyak sehingga kue lebih cepat berwarna coklat.

 Berbagai macam loyang lain dapat dilihat pada gambar berikut

Author: 

No Responses

Comments are closed.